Today : | at : | Safemode : ON
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Title Author Perms Comnt Modified Category
By --=:[./3r0r-c0d3]:=--
Fivers

Ayah , Aku kan Tegar saat yang lain Terlempar [./3r0r-c0d3] rwxr-xr-x 1 10:59:00 AM

Title Ayah , Aku kan Tegar saat yang lain Terlempar
Permission rw-r--r--
Author [./3r0r-c0d3]
Date and Time 10:59:00 AM
Category
Share
 
Di suatu sore, seorang anak datang

kepada ayahnya yg sedang baca koran…

ayah anak“Ayah, ayah” kata sang anak…

“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“aku capek, sangat capek … aku capek

karena aku belajar mati matian untuk

mendapat nilai bagus sedang temanku

bisa dapat nilai bagus dengan

menyontek …aku mau menyontek saja!

aku capek. sangat capek…



aku capek karena aku harus terus

membantu ibu membersihkan rumah,

sedang temanku punya pembantu, aku

ingin kita punya pembantu saja! … aku

capel, sangat capek …

aku cape karena aku harus menabung,

sedang temanku bisa terus jajan tanpa

harus menabung …aku ingin jajan terus! …



aku capek, sangat capek karena aku

harus menjaga lisanku untuk tidak

menyakiti, sedang temanku enak saja

berbicara sampai aku sakit hati …

aku capek, sangat capek karena aku

harus menjaga sikapku untuk

menghormati teman teman ku, sedang

teman temanku seenaknya saja bersikap

kepada ku …



aku capek ayah, aku capek menahan

diri …aku ingin seperti mereka…mereka

terlihat senang, aku ingin bersikap seperti

mereka ayah ! .. ” sang anak mulai

menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum

dan mengelus kepala anaknya sambil

berkata ” anakku ayo ikut ayah, ayah

akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,

lalu sang ayah menarik tangan sang anak

kemudian mereka menyusuri sebuah jalan

yang sangat jelek, banyak duri, serangga,

lumpur, dan ilalang … lalu sang anak pun

mulai mengeluh ” ayah mau kemana

kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat

sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena

tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh

serangga, berjalanpun susah krn ada

banyak ilalang … aku benci jalan ini ayah”

… sang ayah hanya diam.



Sampai akhirnya mereka sampai pada

sebuah telaga yang sangat indah, airnya

sangat segar, ada banyak kupu kupu,

bunga bunga yang cantik, dan pepohonan

yang rindang …

“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku

suka! aku suka tempat ini!” sang ayah

hanya diam dan kemudian duduk di

bawah pohon yang rindang beralaskan

rerumputan hijau.

“ Kemarilah anakku, ayo duduk di samping

ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun

ikut duduk di samping ayahnya.


” Anakku, tahukah kau mengapa di sini

begitu sepi? padahal tempat ini begitu

indah …?”


” Tidak tahu ayah, memangnya ken

apa?”

” Itu karena orang orang tidak mau

menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal

mereka tau ada telaga di sini, tetapi

mereka tidak bisa bersabar dalam

menyusuri jalan itu ”

” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya

yah? "


” Nah, akhirnya kau mengerti”

” Mengerti apa? aku tidak mengerti”

” Anakku, butuh kesabaran dalam

belajar, butuh kesabaran dalam bersikap

baik, butuh kesabaran dalam kujujuran,

butuh kesabaran dalam setiap kebaikan

agar kita mendapat kemenangan, seperti

jalan yang tadi … bukankah kau harus

sabar saat ada duri melukai kakimu, kau

harus sabar saat lumpur mengotori

sepatumu, kau harus sabar melawati

ilalang dan kau pun harus sabar saat

dikelilingi serangga … dan akhirnya

semuanya terbayar kan? ada telaga yang

sangatt indah.. seandainya kau tidak

sabar, apa yang kau dapat? kau tidak

akan mendapat apa apa anakku, oleh

karena itu bersabarlah anakku ”



” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar



” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang

menggenggam tanganmu agar kau tetap

kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan

ibu yang akan terus berada di sampingmu

agar saat kau jatuh, kami bisa

mengangkatmu, tapi … ingatlah anakku…

ayah dan ibu tidak selamanya bisa

mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat

nanti, kau harus bisa berdiri sendiri …


maka jangan pernah kau gantungkan

hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu

sendiri … dengan terus bersyukur kepada

Tuhan… maka kau akan dapati dirimu

tetap berjalan menyusuri kehidupan saat

yang lain memutuskan untuk berhenti dan

pulang … maka kau tau akhirnya kan?”


” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga

yang indah yang lebih indah dari telaga ini

… sekarang aku mengerti … terima kasih

ayah , aku akan tegar saat yang lain

terlempar ”


Sang ayah hanya tersenyum sambil

menatap wajah anak kesayangannya


INGAT2.. SURGA TIDAK MAU DITEMPATI OLEH ORANG2 YG BIASA2 AJA... MELAINKAN SURGA ADALAH TEMPAT UNTUK ORG YG ISTIMEWA WALAU TERASINGKAN DI DUNIA INI

SEMANGAAAT !!!




*renungan*

SUBHANALLOH ... !!!
berita gembira bg org2 beriman :)

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (HR Muslim)...

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini. Tidak sadar KiTa bahwa diri ini sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat...SURGA / NERAKA ???????


“Ya Allah, jadikanlah usiaku yang paling baik adalah pada penghujungnya, dan amalku yang terbaik adalah pungkasannya, dan hari-hariku yang terbaik adalah hari-hari saya bertemu dengan-MU.” [al Hadits].


Sejatinya, pemenang adalah yang bertahan hingga akhir! Mereka yang bersemangat di awal dan terus berjuang dengan penuh kesabaran hingga tetes darah penghabisan. Itulah sang pemenang sejati. Istiqomah di jalan yang penuh onak duri tanpa pernah melangkah mundur walau selangkah, berjuang berpeluh berkorban jiwa raga dan harta. Jalan dakwah tdk dihampiri permadani, tidak pula ditaburi bunga melati dan siraman minyak kasturi. Sebaliknya jalan dakwah dipenuhi duri dan ranjau2 yg stiap saat dpt meledak, kemudian jalan berliku penuh tikungan maut sementara jurang2 curam menganga. Hanya orang2 istiqamah, pantang menyerah, dan pemberani lah yang mampu bertahan hingga akhir. Pilihannya hanya 2, kemenangan mulia atas tegaknya Islam di muka bumi atau mati sebagai syuhada. Adakah kita mampu menjadi sang pemenang sejati ??



Rasulullah bersabda (yang artinya), "Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba')."(hadits shahih riwayat Muslim)

"Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). (Mereka adalah) orang-orang shalih yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk. Dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka."(hadits shahih riwayat Ahmad)

"Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba'). Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak."(hadits shahih riwayat Abu Amr Ad Dani dan Al Ajurry)

Sumber: •٠·Ketika Hatiku BerTasbih Memuji-MU·٠•

1 komentar:

hajib purnomo mengatakan...

Inspirasi bnget..

Posting Komentar

terimakasih telah berkomentar dengan bijak, saya harap anda memberi kritik dan saran yang membangun...

Happy Reading ^_^

Diberdayakan oleh Blogger.